Nurcholish Madjid Nurcholish Madjid

Abad Teknik Mengungguli Abad Agraria

Pada abad ke-19 M, ketika harus dihadapkan dengan Eropa Barat yang modern, Dunia Islam, seperti dengan gemas diuraikan oleh al-Afghani, memang sangat ketinggalan. Walaupun begitu, marilah kita perjelas di sini bahwa apa yang terjadi itu pada hakikatnya bukanlah penghadapan antara dua tempat: Asia dan Eropa; atau antara dua orentasi kultural: Timur dan Barat; atau, lebih tidak benar lagi, antara dua agama: Islam dan Kristen. Yang sesungguhnya berlangsung adalah penghadapan antara dua zaman: Abad Agraria dan Abad Teknis. Keunggulan Dunia Islam selama berabad-abad kejayaannya adalah suatu keunggulan relatif, betapa pun hebatnya, antara sesama masyarakat-masyarakat Abad Agraria. Tetapi keunggulan Eropa Barat terhadap Dunia Islam terjadi dalam makna dan dimensi historis yang jauh lebih fundamental, yaitu keunggulan Abad Teknik atas Abad Agraria. Seperti telah disebutkan, hal itu dapat dibandingkan dengan keunggulan bangsa Sumeria 5000 tahun yang lalu atas bangsa-bangsa lain: yaitu keunggulan suatu Masyarakat Agraria Berkota (Agrarianate Citied Society) dari “Zaman Sejarah” atas Masyarakat Agraria Tanpa Kota dari “Zaman Pra-Sejarah”. Tetapi sudah tentu hal itu berlangsung dalam dimensi yang jauh lebih besar dan dengan intensitas yang jauh lebih hebat.

Seperti dicoba diterangkan oleh Marshall Hodgson, Abad Teknik ini terjadi oleh adanya “transmutasi” yang amat dipercepat, yang karena berbagai hal tertentu “kebetulan” dimulai dari Eropa Barat Laut. Terdapat kesan amat kuat, sebagaimana terefleksikan dalam pandangan-pandangan al-Afghani dan ‘Abduh serta para pemikir modernis lainnya, dan sebagaimana menjadi pandangan yang dominan di dunia pada abad yang lalu, bahwa Eropa yang teknis itu adalah rasional, sedangkan masyarakat-masyarakat lain, termasuk Dunia Islam, adalah tradisional. Tetapi penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa kesan tersebut hanya ada secara psikologis. Sebab sekalipun terdapat unsur rasionalisme yang kuat dalam modernisme, tapi bukti menunjukkan bahwa masyarakat modern yang ada sekarang juga berkembang dengan mengikuti jalur kultural tradisional tertentu. Sedangkan masyarakat-masyarakat Pra-teknis, seperti Dunia Islam pada umumnya meskipun mengandung unsur otoritas kultural yang lebih kokoh, namun dalam berbagai hal tetentu tidak kurang rasionalnya dibanding dengan Masyarakat Teknik. Keunggulan menyeluruh Masyarakat Teknik terhadap Masyarakat Agraria adalah antara lain terwujud karena sistem kerja teorganisasi dan efisien. Sedangkan pada tingkat perorangan, tidak jarang bahwa individu-individu dari Asia atau Afrika atau Amerika Latin lebih unggul dan lebih rasional daripada mereka dari Eropa Barat atau Amerika Utara.

 

BAGIKAN

BERIKUTNYA

Leave a Reply